Tata Tertib Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar IPDN

 Info Penerimaan Praja, Penerimaan Praja IPDN 2016

Berikut ini adalah Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomer 29 Tahun 2014 Tentang Standar Operasional Prosedur Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar Dengan Sistem CAT.

Silahkan klik juga link diakhir post ini yang sekiranya dapat bermanfaat bagi ada semua.

TATA TERTIB PELAKSANAAN TES KOMPETENSI DASAR DENGAN SISTEM COMPUTER ASSISTED TEST

1. Tata tertib peserta

a. Peserta hadir 60 (enam puluh) menit sebelum tes dimulai.

b. Peserta harus melakukan registrasi dan mendapatkan PIN REGISTRASI dari tim admin aplikasi sebelum TKD dimulai.

c. Peserta wajib mengisi daftar hadir yang telah disiapkan oleh panitia.

d. Tidak ada toleransi keterlambatan untuk mengikuti TKD dan peserta yang terlambat tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti tes (dianggap gugur).

e. Peserta wajib membawa KTP dan kartu peserta tes serta menunjukkan kepada panitia.

f. Peserta harus sesuai dengan foto yang ada di kartu peserta.

g. Peserta menggunakan pakaian PUTIH DAN CELANA/ROK HITAM.

h. Peserta memasuki ruang ujian sesuai dengan sesi dan menduduki tempat yang telah ditentukan.

i. Peserta yang terlambat tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti tes (dianggap gugur)

j. Peserta hanya diperbolehkan membawa kartu peserta, KTP dan alat tulis berupa pensil ke dalam ruang tes.

k. Peserta di dalam ruang tes dilarang membawa : 1) buku – buku dan catatan lainnya. 2) kalkulator, telepon genggam (HP), kamera dalam bentuk apapun, jam tangan, bolpoint. 3) makanan dan minuman. 4) senjata api/tajam atau sejenisnya.

l. Peserta dilarang : 1) bertanya/berbicara dengan sesama peserta tes; 2) menerima/memberikan sesuatu dari/kepada peserta lain tanpa seijin panitia selama ujian; 3) keluar ruangan, kecuali memperoleh ijin dari panitia; 4) merokok dalam ruangan tes.

m. Peserta dilarang menggunakan komputer selain untuk aplikasi CAT.

n. Peserta yang telah selesai ujian dapat meninggalkan tempat ujian secara tertib.

2. Sanksi

a. Sanksi yang diberikan bagi pelanggar tata tertib huruf (l) berupa teguran lisan oleh panitia sampai dibatalkan sebagai peserta tes.

b. Peserta tes yang melanggar tata tertib dianggap gugur dan dikeluarkan dari ruangan tes.

3. Lain-lain

Hal – hal lain yang belum tercantum dalam tata tertib ini akan di atur kemudian dan merupakan tata tertib tambahan yang langsung disahkan.

Link Terkait

Share To Your Social Media

Author: